Pesan Titi Qadarsih untuk Anak-anaknya

Depok: Indra Setiadi alias Indra Q bercerita bahwa mendiang ibunya, Titi Qadarsih, punya keinginan jangka panjang yang diwariskan kepada anak-anaknya. Titi ingin rumah mereka di kawasan Sawangan, Depok, Jawa Barat, yang punya sejarah panjang, untuk dirawat.

“Mama pernah ngobrol. Mama ingin rumah ini jadi semacam, ya dirawat untuk Mama,” kata Indra saat ditemui di rumah duka, Senin sore, 22 Oktober 2018.

Menurut Indra, Titi menyimpan banyak karya seni di rumah ini, termasuk karya rekaman musik Indra. Setelah Indra pindah dan tinggal bersama istrinya di tempat lain, sehari-hari Titi tinggal sendiri. Saudara kandung Indra, yang juga bernama Indra, juga tinggal di tempat lain.


Rumah Titi Qadarsih (Foto: Medcom.id/Purba Wirastama)

“Semua artefak seninya Mama ada di sini, lukisan, kaset-kaset Mama. Ternyata Mama juga mengumpulkan kaset (lagu-lagu) yang saya aransemen. Saya bikin musiknya. Pas saya bongkar lemari, semuanya ada. Jadi banyak sejarahnya rumah ini,” tutur Indra.

Indra mengaku sangat dekat dengan ibunya. Dia menyebut sosok ibu sebagai jalan mengenal manifestasi Tuhan di Bumi.

“Mama itu ibu yang hebat. Manifestasi Tuhan di muka Bumi ini ya dari seorang Ibu. Kita mengenal Tuhan, ya dari sosok Ibu. Allah mengasihi kita dari seorang Mama yang hebat banget,” ungkap Indra.

Titi meninggal pada Senin, 22 Oktober 2018 dalam perjalanan pulang ke rumah sehabis menjalani perawatan intensif di RSUP Fatmawati dalam dua pekan terakhir. Setelah perawatan ini, baru diketahui bahwa Titi memiliki kanker stadium empat di usus. Sejak lima bulan sebelumnya, Titi mengeluhkan sakit di perut.

Titi meninggal dalam usia 73 tahun. Rencananya, jenazah Titi akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir pada Selasa pagi, 23 Oktober 2018.

(ASA)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Indonesia Comic Con Kembali Digelar

Jakarta: ReedPop melalui Red Panorama Exhibitions kembali menggelar Indonesia Comic Con. Pengunjung kali ini akan disuguhkan aktivitas budaya populer seperti sesi panel, pameran, pertunjukan live, danKejuaraan Cosplay.

“Kami  telah mempersiapkan beragam aktivitas yang menarik dan menghadirkan para tokoh budaya populer ternama dunia  untuk memanjakan seluruh fans yang ada di Indonesia dan Asia Tenggara.”

“Selain itu deretan brand ternama juga dipastikan hadir untuk menemui fansnya seperti Disney Animation’s Mickey Mouse; Marvel’s Studio Avengers; Disney Interactive’s Battle Lines & Pixel Quest; 20th Century Fox’sAlita: Battle of the Angel; Paramount Pictures’ Bumblebee Movie; dan masih banyak lagi. Kami sudah tidak sabar untuk memberikan pengalaman yang seru dan tidak terlupakan ini,” papar Steven Chwee, General Manager Reed Panorama Exhibitions dalam keterangan tertulis kepada Medcom.id.

Beberapa tokoh budaya populer juga akan hadir memeriahkan acara di antaranya Kristian Nairn (UK) pemeran Hodor dalam serial HBO Game of Thrones. Dari Amerika Serikat ada Adrian Pasdar, Leon Chiro cosplayer dari Italia, King dan Chihiro Chang cosplayer dari Taiwan, seniman dari Malaysia Alan Quah, Dexter Soy dari Filipina, Komikus Harvey Talibao dari Filipina.

Cryssy Cheung seorang art director yang kini berbasis di New York serta Iwan Nazif asal Bandung, yang kini menerima kontrak untuk mengilustrasikan seri komik Dreamworks How To Train Your Dragon yang diterbitkan oleh Titan Comics.

Acara tahunan Indonesia Comic Con digelar pada 27-28 Oktober 2018 di Hall A dan B Jakarta Conventiom Center (JCC).

(ELG)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Wave of Tomorrow Padukan Seni dan Teknologi

Jakarta: Level7 bersama Bale Peoject menggelar festival teknologi bertajuk Wave of Tomorrow. Dalam acara ini, tema besar yang diambil adalah berkarya tanpa batas melalui perpaduan seni dan teknologi.

“Karena antusiasme masyarakat tehadap seni rupa, terutama zaman serba digital dan antusiasme masyarakat terhadap digital makin tinggi kayaknya ini berpotensi dijadikan festival. Akhirnya membuat sebagai wadah beberapa kreator menampilkan karya di luar batas,” ujar Rega dari Bale Project di The Tribrata Jakarta, Jumat, 19 Oktober 2018.

Dalam festival ini ada sejumlah seniman yang karyanya dipamerkan dalam instalasi yaitu Nonotak, Sembilan Matahari, Maika Collective, Ageless Galaxy, Rebellionik dan Kinara Darma x Modulight.

Constellation Neverland dari Sembilan Matahari disajikan sebagai pembuka rute awal. Di sini Adi Panuntun selaku Founder, ingin mengadopsi cuaca huja, salju dan petir melalui gumpalan benang yang dibentuk sedemikian rupa melalui bantuan sinar UV dari LED.

“Suasana romantik juga sinematik tanpa menghadirkannya dalam format film yang kemudian kita sebut sebagai karya instalasi artwork.”


Instalasi Rebellionix (Foto: Medcom/Cecylia)

“Idenya sederhana, sehari-hari kita engage dengan medium digita, TV monitor ,layar table, jadi interaksi kita dengan digital dimediasi oleh gadget. Immerse dengan kehidupan sehari-hari,” kata Adi.

Selain Constellation Neverland, dua karya Adi yang lain yang ikut dalam instalasi ini yaitu The Tunnel dan Immerse.

Bob, kurator independen turut terlibat dalam festival ini. Menurutnya, seni adalah sebuah karya tanpa batas terlebih jika digabungkan dengan teknologi maka akan menciptakan sebuah seni kekinian.

“Wave of Tomorrow, apa yang terjadi di masa depan. Futuristik, line up creator menyajikan hal yang sampai beyond di Bumi, batasnya bicara soal luar angkasa. Hal yang sifatnga spekulatif di ranah media arts,” ungkap Bob.

Selain pameran seni, ada juga sharing session bersama para pelaku seni juga panggung musik. Beberapa musisi yang turut terlibat dalam acara ini di antaranya Dipha Barus, Rayssa Dynta, Mantra Vutura, Nonotak (Shiro), Danilla, Weird Genius, Barasuara, Stars and Rabbit, Glenn Fredly , Dan Shake, Bradly Zero, Maliq & D’ Essentials, Yura, The Groove, Tora, Skooo of Rap serta band Potret.

Festival new media art Wave of Tomorrow diselenggarakan mulai Sabtu, 20 Oktober hingga Minggu, 28 Oktober2018 di The Tribrata Jakarta mulai pukul 15.00 WIB pada hari kerja dan pukul 11.00 WIB pada akhir pekan (Jumat, Sabtu, Minggu).

Harga tiket untuk hari kerja sebesar Rp50 ribu dan untuk akhir pekan sebesar Rp100 ribu. Untuk info lanjut dapat diakses melalui laman www.waveoftomorrow.id.

 
(ELG)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Babe Cabiita Hindari Topik Politik di Media Sosial

Jakarta: Komedian dan aktor muda Priya Prayogha Pratama alias Babe Cabiita mengaku hanya memakai media sosial untuk hiburan dan bersenang-senang. Dia menghindari topik sensitif yang riskan menuai perundungan, seperti politik atau agama.

“Aku enggak menggunakan medsos untuk bersuara masalah politik. Sekarang lebih buat (foto) anak, lucu-lucuan,” ujar Babe saat ditemui di kawasan Palmerah Jakarta, Kamis, 18 Oktober 2018.

Lagipula, menurut Babe, postingan yang bukan politik atau agama saja kadang mendapat komentar negatif dari warganet. Pemain film Rafathar ini pernah menemui komentar negatif ketika mengunggah foto anaknya yang masih bayi, Bambino.

“Warganet kan jahat-jahat. Kadang kita ngepos apa, misal foto anak, anaknya juga dirundung. Jadi mending menghindari hal-hal sensitif kayak politik, agama,” ungkap Babe.

Namun bukan berarti Babe anti obrolan politik. Pria kelahiran 1989 ini mengaku masih sering ngobrol soal politik dengan Raditya Dika. Ini menandakan bahwa bagi Babe, media sosial hanyalah bagian kecil dari kehidupan sehari-hari.

“Belajar (media sosial) kayak Radit saja. Dia menjual alay-nya. Radit pernah enggak bahas politik? Enggak pernah. Tapi kalau omong berdua sama dia, bahasnya politik terus,” tutur Babe.

“Kalau buat medsos, lebih untuk diam dan have fun sajalah,” pungkasnya.

(ELG)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Empat Selebritas yang Sering Dianggap Mirip Keira Knightley

California: Keira Knightley mengaku dirinya sering disangka sebagai bintang pop lain ketika bertemu orang di tempat umum. Baik di bandara, taman, atau toko, aktris asal Inggris ini pernah dipanggil orang asing dengan nama berbeda.

“Terus-terusan,” kata Keira menjawab pertanyaan James Corden di program The Late Late Show belum lama ini, apakah Keira sering salah dikenali sebagai orang lain.

1. Natalie Portman
Barangkali ini bukan kabar baru. Dari sekian selebritas di Inggris, sosok wajah Natalie Portman memang paling sering disamakan dengan Keira. Apalagi mereka pernah bermain bersama di film Star Wars – The Phantom Menace (1999).

Keira berperan sebagai Sabe, pengawal Ratu Padme Amidala, yang diperankan Natalie. Dalam film, Sabe kadang disamarkan sebagai Ratu Padme ketika Sang Ratu tidak ingin bertemu orang atau karena alasan keamanan. Kedua aktris ini memang mirip.

“Aku pernah dikejar-kejar orang di bandara sebagai Natalie Portman. Maksudku, aku sering disamakan dengan Natalie Portman. Aku syuting Star Wars dengan dia dan punya banyak foto bersamanya,” ungkap Keira.

2. Kate Winslet
“Aku pernah dikejar-kejar di taman sebagai Kate Winslet,” ujar Keira.

Kate adalah aktris keturunan Inggris yang berusia 10 tahun lebih tua dari Keira. Mereka pernah beradu akting dalam film Collateral Beauty (2016) garapan David Frankel.

3. Rachel Weisz
Tidak hanya sekali, Keira dikenali orang sebagai Rachel Weisz, aktris yang juga berdarah Inggris. Rachel, yang adalah istri Daniel Craig, berusia 15 tahun lebih tua ketimbang Keira.

“Ada sedikit orang yang pernah datang padaku dan menitipkan salam untuk Daniel Craig karena mereka pikir aku Rachel Weisz,” kata Keira.

4. Britney Spears
Keira juga pernah disangka sebagai diva pop Britney Spears dan baginya, hal ini mengejutkan. Menurut Keira, ada orang yang memajang foto Keira dengan nama “Britney Spears”.

“Ada fotoku yang ditulis sebagai Britney Spears,” ujar Keira.

Kendati begitu, Keira menikmati kesalahan tersebut.

“Aku cukup menikmati itu. Aku pikir aku lebih sopan menghadapi orang-orang yang berpikir aku orang lain,” tukasnya.

Keira adalah aktris kelahiran 26 Maret 1985 yang telah aktif di panggung hiburan sejak anak-anak. Filmnya yang terbaru untuk rilis tahun ini adalah Colette, The Nutcracker and the Four Realms, serta Berlin, I Love You.

(ELG)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Pemain Extravaganza akan Reuni dalam Program Baru

Jakarta: Setelah serial Extravaganza ditutup pada akhir 2009, Ronal Surapradja dan sejumlah pemain sempat reuni dalam serial baru berjudul Stro Comedy Club di platform streaming baru Stro TV. Serial musim pertama telah dirilis pada Juni lalu, tetapi tampaknya belum berhasil merebut perhatian khalayak luas.

Ronal mengaku belum mendapat data penonton Stro Comedy Club dari Stro TV, tetapi tidak menampik bahwa platform digital streaming belum punya cakupan kuat di Indonesia.

“Kebiasaan menonton (pertunjukan) secara digital di Indonesia memang belum kuat,” kata Ronal kepada Medcom.id di kawasan Tebet, Rabu, 17 Oktober 2018.

“Kalau mau lebih luas cakupannya, ya (saluran) televisi terestrial. Cuma ya, kami melakukannya (Stro Comedy Club) atas nama reuni saja. Kalau misal ada televisi terestrial (mengajak), ya kami senang, tetapi diajak ini (Stro TV) pun senang – karena masih ada orang yang menganggap kami adalah sesuatu,” lanjutnya.

Kendati begitu, Ronal dan kawan-kawan belum akan berhenti. Menurut aktor 41 tahun ini, mereka sedang dalam tahap awal pembicaraan dengan salah satu perusahaan konten media untuk membuat program komedi baru.

“Kemarin sempat ada obrolan, tetapi saya belum bisa bilang,” ujarnya.

“(Proyek ini) sedang penjajakan. Kalau misal itu ketemu, (program) akan diputar di sana dan (cakupannya) lebih luas. Ini program baru dan syuting lagi, sedang dibicarakan secara kreatif dan legalitas. Kami baru ngobrol sekali dan sedang tahap awal banget,” tutur Ronal.

Selain itu,ada pula kanal televisi baru yang menawari mereka untuk membuat pertunjukan komedi di sana. Namun menurut penuturan Ronal, tawaran mereka bisa dibilang “terlambat”.

“Sempat juga, ada televisi yang bos-bosnya dulu bikin Extravaganza. (Mereka) bilang, ‘Kenapa enggak bikin di kita?’ Ya kami bilang, ‘Dulu ketika kami tawari, lu enggak mau, ketika sudah diambil televisi digital, lu baru panas.'” jelas Ronal.

“Semua masih dalam tahap ngobrol. Entah nanti akan kerja sama dengan pihak Stro TV atau dibeli atau gabung produksi, gue belum tahu. Masih diobrolkan,” imbuhnya.

Jika proyek “Extravaganza” edisi ketiga ini resmi berjalan, tantangan utama mereka adalah menyamakan jadwal. Selain itu, mereka juga hendak mengajak sejumlah pemain muda untuk bergabung.

“Ini atas nama reuni, tetapi kami akan bawa orang-orang baru yang cakupan gaya gedor media sosialnya lebih kuat,” pungkasnya.

(ELG)

Kanye West dan Kim Kardashian Beri Hadiah untuk Presiden Uganda

Jakarta: Pasangan Kanye West dan Kim Kardashian menghabiskan waktu liburan bersama anaknya, North pada Senin, 14 Oktober 2018 di Uganda. 

Sela momen liburan, kesempatan itu digunakan untuk menyapa Presiden Uganda Yoweri Museveni dan putrinya Diana di kediaman resmi presiden di Entebbe.

Dalam pertemuan itu, Kanye dan Kim memberi hadiah sepasang sepatu Yeezy putih besutan Kanye. Mereka juga berdiskusi tentang pariwisata dan promosi kesenian di Uganda.

Kanye dan Kim bersama putrinya North terbang ke wilayah Afrika Timur selama lebih dari seminggu. Sementara dua anak mereka, Saint dan Chicago ditinggal di rumah.

Selama di Uganda, Kanye juga mempersiapkan album kesembilan Yandhi dan melakukan rekaman. Mereka tinggal di Chobe Safari Lodge, Murchison Falls National Park.

Yoweri Museveni pun memberikan ucapan terima kasih melalui akun Twitter miliknya kepada Kim Kardashian dan Kanye West.

“Saya menyambut kedatangan para bintang Amerika Kanye West dan Kim Kardashian di Uganda. Saya melakukan diskusi bermanfaat bersama keduanya tentang bagaimana melakukan promosi pariwisata dan karya seni di Uganda. Saya berterimakasih kepada Kanye untuk hadiah sepasang sneakers putih. Selamat menikmati waktu Anda di Uganda. Ini adalah permata sesungguhnya di Afrika,” tulis presiden berusia 74 tahun itu melalui akun Twitter.

Pertemuan itu tidak hanya bersama Presiden Uganda dan putrinya. Perwira Jenderal Mayor Uganda sekaligus Penasihat Utama Presiden, Muhoozi Kainerugaba turut hadir dalam lingkaran perbincangan tersebut.

(DEV)

Gugun “GBS” Pilih Presiden yang Bisa Hukum Mati Koruptor

Jakarta: Pentolan Gugun Blues Shelter (GBS), Gugun ikut mengamati iklim situasi jelang pemilihan presiden tahun mendatang. Ditanya soal sosok pemimpin ideal, Gugun mendambakan pemimpin yang dapat mengusut tuntas perihal korupsi di tanah air.

“Yang jelas masalah yang paling kronis di Indonesia adalah korupsi. Kalau bisa seorang koruptor harus dihukum seberat-beratnya. Karena isu di negara kita itu yang selalu menjadi perhatian,” paparnya ditemui Medcom.id di kawasan Palmerah, Jakarta, Kamis 11 Oktober 2018.

Dia menambahkan realita sikap para koruptor yang masih bisa tersenyum ketika diringkus terkait kasus korupsi. Namun, Gugun tidak menyebutkan nama.

“Seorang koruptor bisa ditangkap senyum-senyum saja, 3-4 tahun harus keluar terus berkuasa lagi. Yang paling jelas berapapun nilai yang dia korup dihukum sebenar-benarnya. Hukum mati sebenarnya. Kalau ada presiden begitu, gua pilih,” katanya tegas.

Jelang Pilpres 2019, warganet turut memberikan komentar dan aspirasinya melalui media sosial. Hal ini membuat iklim politik tampak memanas terutama dengan beberapa konten berita palsu atau hoax yang banjir di lini masa.

Saat ditanya soal kesiapan masyarakat dengan pesta demokrasi, Gugun menyatakan banyak masyarakat yang belum siap.

“Belum. Terutama buat orang-orang yang di daerah terutama saya lihat, berbeda. Kalau di Jakarta mungkin bisa sih. Kalau di daerah rada-rada membingungkan. Mudah terprovokasi,” paparnya.

Dia menyebutkan, ada dua hal yang memprovokasi masyarakat terutama di daerah.

“Media sosial, sama media. Satu berita ditampilkan terus padahal berita itu enggak penting sih, cukup sekali. Dengan judul berbeda sama, enggak ada apa apa di situ,” kata Gugun.

“Ketika itu tidak dimunculkan terus, orang juga enggak akan terbakar. Selama ini juga dilihat media harus ada sanksi dari pihak berwajib. Kenapa ini (isu) terus.”

Selain media sosial dan media massa, Gugun pun menilai beberapa masyarakat fanatik yang dirasa berlebihan dalam menilai dan memberikan suara kepada masing-masing paslon.

“Kalau dilihat keadaan politik, iklim politik lucu sih sebenarnya. Orang terlalu fanatik berlebihan. Kalau saya pikir enggak penting. Ketika siapa yang menang kita harus dukung pemerintah,” terangnya.

Demokrasi yang menurutnya adalah menggunakan hak pilih pribadi kini terusik dan tidak lagi menjadi privasi.

“Cuma belakangan besar dari 2014 sudah sedikit melenceng sih, demokrasi malah enggak ada. Orang mendukung pun sebenarnya rahasia. Ini enggak, enggak ada rahasia lagi. Jadi, enggak fair. Ketika jagoan lo kalah ya sudah. Seharusnya kan gitu ya. Terlalu dipermasalahkan jadinya demokrasi dan pemerintahan kita jalannya enggak bagus. Karena orang tidak bisa menerima kekalahan yang fair,” pungkasnya.
 

(ELG)

Pesan Ridho “Slank” Jelang Pilpres 2019

Jakarta: Slank dikenal sebagai salah satu grup musik Indonesia yang dikenal berani memberi kritik terhadap pemerintah. Mereka bahkan sempat digugat pihak DPR karena merasa tersinggung atas lagu Gossip Jalanan.

Jelang kontestasi politik tahun mendatang, Ridho “Slank” memaparkan sosok pemimpin ideal untuk Indonesia.

“Sosok pemimpin yang benar-benar punya visi ke depan buat Indonesia. Bukan buat kelompok, bukan buat pribadi. Sosok yang benar-benar mikir bahwa keadilan sosial itu penting, pemerataan pembangunan itu penting. Pembangunan bukan cuma secara infrastruktur, pemerataan kesehatan, pendidikan, ekonomi, menurut gua sih itu,” kata gitaris Slank tersebut di kawasan Palmerah, Jakarta, Kamis 11 Oktober 2018.

Dia tidak menunjukkan keberpihakan pada salah satu paslon (pasangan calon). Namun, dia berharap dan mengimbai agar masyarakat Indonesia tidak terlalu fanatik terhadap salah satu paslon.

“Kedua belah pihak kadang-kadang kalau kita udah merasa itu junjungan, apapun diomongin walapun salah kita anggap benar. Itu yang bahaya. Makanya gua berusaha menjaga kewarasan gua,” paparnya.

“Kalau pun gua memilih salah satu pasangan, tiba-tiba dia membuat satu kesalahan pasti gua protes. Gua menjaga kewarasan gua,” imbuhnya.

Menurutnya, menjaga kewarasan itu penting agar masyarakat Indonesia sebagai pemilih bisa melihat tindakan benar dan salah.

“Menjaga kewarasan itu penting supaya kira enggak terlalu berpikir bahwa apa yang dibikin sama pilihan kita pasti benar. Namanya juga manusia. Tapi at least, kalau kita bisa menemukan pemimpin yang bisa mendengarkan apa yang kita mau itu bagus,” jelasnya.

Pemilihan presiden 2019 melibatkan dua pasang calon presiden dan wakil presiden, yaitu pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

(ASA)

Figur Calon Presiden Impian Eross “Sheila On 7”

Eross Candra “Sheila On 7”. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

Jakarta: Eross Candra, gitaris grup Sheila On 7 sebagai bagian dari warga negara Indonesia memimpikan sosok pemimpin yang berani mengambil keputusan tanpa kepentingan pribadi pihak lain. Jawaban Eross ini terkait dengan pemilihan presiden dan wakil presiden yang akan dilakukan tahun 2019. Seperti kita ketahui, terdapat dua pasang Capres-Cawapres, yaitu Joko Widodo – Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Lantas, figur seperti apa yang ideal memimpin Indonesia menurut Eross?

“Memegang teguh kebenaran sudah pastilah. Tapi yang utama dia tidak takut dalam mengambil keputusan. Kalau ‘dititipi’ dari berbagai pihak dia tidak peduli, pokoknya demi kebenaran, demi Indonesia,” kata Eross ditemui di Bentara Budaya, Jakarta, Kamis, 11 Oktober 2018.

Jelang pesta demokrasi yang akan berlangsung pada April mendatang, Eross bersama teman-teman Sheila tidak menerima atau melakukan aksi turun gunung maupun menggelar panggung konser untuk mendukung salah satu pasangan calon. Menurutnya, hal itu cukup sensitif jika berdampak pada Sheila Gank, penggemar Sheila On 7.

“Enggak. Karena menurut kita, saya enggak mau ada fans Sheila On 7 yang memilih calon presiden atau partai atau apapun  karena pilihan Sheila On 7 karena kita belum siap,” papar pria asal Yogyakarta tersebut.

“Kita juga belum tahu ini seperti apa, jadi kita kepingin sama-sama mencari tahu si calon itu. Jadi ketika dia memilih dengan hati nuraninya, bukan karena idolnya,” sambungnya.

Kontestasi politik yang kian memanas turut membuat sejumlah berita palsu atau hoax banjir di lini masa media sosial. Eross berharap, pemimpin ke depan adalah sosok yang memperhatikan kebutuhan bangsanya.

“Yang terbaik yang terpilih dan masyarakat Indonesia tidak dirugikan,” kata Eross.

(ASA)

Usai Melahirkan, Istri Adam Levine Kembali ke Panggung Victoria’s Secret

Jakarta: Setelah absen dua tahun, model Behati Prinsloo siap melenggang di panggung Victoria’s Secret tahun ini. Istri dari pentolan Maroon 5 Adam Levine tersebut akan beraksi di panggung Victoria’s Secret Fashion Show 2018.

Kabar ini dibenarkan olehnya saat menjadi bintang tamu dalam program Watch What Happens Live with Andy Cohen yang mengudara pada Senin, 8 Oktober 2018.

“Aku kembali tahun ini. Aku telah melewatkan dua tahun,” ungkap ibu dua anak tersebut.

“Aku sedang mengandung saat itu. Aku sangat senang kembali melenggang (di panggung Victoria’s Secret) tahun ini,” paparnya.

Pada September 2016 Behati melahirkan anak pertamanya Dusty Rose. Setahun setelahnya, Behati kembali mengandung anak keduanya yakni Gio.

Dalam panggung Victoria’s Secret 2018 nanti, model kelahiran Afrika Selatan itu akan berada satu panggung dengan Josephine Skriver, Sara Sampaio, Elsa Hosk, dan Winnie Harlow. Belum diketahui pasti apakah Kendal Jenner dan Gigi Hadid ikut dalam Victoria’s Secret tahun ini.

Dalam wawancaranya bersama Andy Cohen, Behati menceritakan kilas balik saat bertemu dengan Adam Levine. Keduanya berkenalan melalui seorang teman. Saat itu, Adam Levine tengah mencari model untuk video musik terbarunya.

“Aku tidak bisa melakukannya, tetapi kami mulai bertukar pesan melalui email. Rasanya seperti berminggu-minggu. Akhirnya, aku berangkat ke Los Angeles untuk sebuah pekerjaan dan kami bertemu (pada 2012),” cerita Behati.

“Itu benar-benar canggung. Kami merasa seperti mengenal satu sama lain. Itu seperti cinta pada pandangan pertama karena kami terus melakukannya,” lanjutnya.

Victoria’s Secret Fashion Show 2018 akan digelar di New York pada 8 November mendatang.

(ELG)

Pemeran Mini-Me dalam Film Austin Powers Dinyatakan Bunuh Diri

Los Angeles: Dinas Kesehatan Los Angeles menyatakan kematian aktor Verne Troyer pada 21 April lalu disebabkan oleh bunuh diri. Klarifikasi itu diumumkan pada Rabu, 11 Oktober 2018. Laporan ini merupakan tindak lanjut dari hasil autopsi yang dilakukan sehari setelah Verne meregang nyawa.

Sebelumnya, aktor Mini-Me dalam serial film Austin Powers tersebut dinyatakan meninggal dunia akibat keracunan alkohol dan masih diduga terkait dengan kondisi kesehatan mental. Menurut laporan The Hollywood Reporter, dia dilarikan ke rumah sakit pada 3 April 2018 lantaran keracunan alkohol. Tiga minggu kemudian, dia dinyatakan meninggal dunia.

Pihak keluarga mengenang sosok aktor dengan tinggi 81 cm itu sebagai pribadi yang peduli.

“Verne adalah sosok yang sangat perhatian. Dia ingin membuat semua orang tersenyum, bahagia, dan tertawa. Siapapun yang membutuhkan, dia akan menolong semampunya,” ungkap pihak keluarga saat mengenang Verne.

Dalam pernyataan pihak keluarga usai kepergian Verne, dia juga dikenal sebagai sosok yang tangguh melawan depresi di masa lalu.

“Selama bertahun-tahun dia berjuang dan menang, berjuang dan menang, berjuang dan berjuang lagi, tapi sayangnya kali ini terlalu banyak,” ungkap pihak keluarga.

“Depresi dan bunuh diri adalah isu yang sangat serius. Anda tidak pernah tahu pergumulan apa yang dilalui seseorang di dalamnya. Bersikaplah baik pada semua orang. Tidak pernah terlambat untuk meminta bantuan pada orang lain.”

Verne Troyer mulai dikenal sejak membintangi film Austin Powers: The Spy Who Shagged Me (1999) sebagai sosok Mini-Me. Sosoknya kemudian sempt menjadi ikon kuat dalam dunia perfilman komedi Hollywood.

Pada 2001, dia sempat muncul dalam film box office Harry Potter and the Sorcerer’s Stone sebelum kembali memerankan Mini-Me untuk Austin Powers in Goldmember (2002).

Perannya sebagai Mini-Me adalah hasil kloning dari Dr. Evil yang diperankan Mike Meyers.

Verne Troyer meninggal pada usia 49 tahun.
 

(ASA)